Selama Corona, Ratusan Napi di Sumenep Dibebaskan

0

Sumenep, teliksandi.net-Di tengah pandemi virus Corona (Covid-19), Pemerintah mengeluarkan kebijakan pengurangan tahanan (asimilasi) kepada narapidana yang telah melewati 2/3 masa tahannannya.

Hal itu sebagaimana termaktub pada Permen HAM Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi Bagi Napi.

Di Sumenep sendiri, rumah tahanan negara (Rutan) klas IIB Sumenep, Madura, Jawa Timur selama pandemi covid-19 telah membebaskan ratusan narapidana yang memenuhi syarat mendapat asimilasi

Kepala Rutan Klas IIB Kabupaten Sumenep, Viverdi Anggoro mengatakan, selama pandemi, pihaknya total telah membebaskan sebanyak 135 tahanan.

“Kami mengajukan ke Rutan pusat, sesuai Permen HAM Nomor 10 Tahun 2020,” ujar Viverdi Anggoro kepada teliksandi.net saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Menurutnya, hal itu pihaknya lakukan juga sebagai upaya mengantisipasi sebaran virus Corona di Kabupaten setempat. Sebab, kata dia, dengan berkurangnya jumlah napi yang di tahan otomatis warga yang menjenguk juga akan berkurang.

“Itu dalam rangka memutus mata rantai penyebaran corona,” sambungnya menjelaskan.

Tak hanya itu, guna meminimalisir penyebaran Covid-19, pihaknya akan terus berupaya memberikan asimilasi hingga akhir Desember mendatang. Menurut Viverdi, sampai saat ini pihaknya masih mengajukan.

“Kapasitas Rutan juga terbatas, saat ini sudah melebihi kapasitas,” paparnya.

Mantan Kepala Rubbasan Jakarta Selatan itu berharap, Bagi narapidana yang bebas melalui program asimiliasi Covid-19 diharapkan tidak melakukan tindak pidana lagi.

“Jika melakukan lagi maka akan dilanjutkan sisa hukuman ditambah dengan putusan baru pada kasus barunya,” terangnya.

Reporter: Taufiq

Editor: Naylia