Ini Pesan Bupati Baddrut Tamam Jelang Pilkades 2021 di Pamekasan

0

Pamekasan, Teliksandi.net- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan digelar secara serentak pada 20 September 2021 mendatang.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam berharap, pelaksanaan pemilihan tersebut berjalan dengan aman dan kondusif.

“Hari ini publikasi pelaksanaan pemungutan suara pilkades serentak tahun 2021, bahwa pelaksanaan pemungutan suara pada hari Senin tanggal 20 September 2021,” terang Baddrut Tamam saat memimpin rapat pelaksanaan pemilihan kepada desa (pilkades) serentak tahun 2021 di ruang VIP rumah dinas Bupati Pamekasan, Senin (10/5/2021).

Menurut pria yang karib disapa Mas Tamam itu, tiga hal yang harus dijaga, mulai dari pelaksanaan, keamanan, hingga penerapan protokol kesehatan lantaran masih dalam pandemi covid-19. .

“Apalagi, pesta demokrasi tingkat desa tersebut dilaksanakan di tengah pandemi covid-19,” ujarnya.

Ia berpesan, pesta demokrasi di tingkat desa itu harus bisa mencerminkan sikap toleransi. Mas Tamam menegaskan, saat ini dirinya tengah mensosialisasikan tiga poin sukses pelaksanaan pilkades.

Khususnya, pada tahapan pelaksanaan yang harus mengikuti regulasi protokol kesehatan covid-19.

“Sukses pilkades menuntut pelaksana agar tahapan dan etapenya harus berjalan sesuai, sukses keamanan berarti kemanan dan ketertiban harus menjadi perhatian bersama, sementara sukses protokol kesehatan berarti kesadaran protokol kesehatan harus diikuti bersama-sama,” jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, Achmad Faisol mengungkapkan, instansinya akan melakukan sosialisasi perihal beberapa regulasi pelaksaan pilkades serentak tahun ini yang berbeda dengan pilkades serentak sebelumnya.

“Setiap TPS (tempat pemungutan suara) itu harus terdiri dari 500 DPT (daftar pemilih tetap), ini barang baru dan ini harus ada kesiapan semua pihak,” ujarnya.

Selain itu, regulasi terbaru tahapan pelaksanaan pilkades yang akan diikuti 74 desa di 13 kecamatan tersebut harus dilakukan secara serentak. Berbeda dengan pilkades serentak sebelumnya yang bisa melaksanakan tahapannya sesuai dengan kebijakan panitia pemilihan kepada desa di tingkat desa.

“Artinya tahapan-tahapan yang ada di pilkades itu kita serentakkan juga. Regulasi terbaru diserentakkan, mulai persiapan, pelaksanaan sampai pelantikannya. Semuanya gratis, tidak ada biaya,” pungkasnya.

Penulis: Taufiq
Editor: Lindawati