DPRD Pamekasan Imbau Eksekutif Maksimalkan Realisasi DBHCT 

0

Pamekasan, Teliksandi.net- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan menghimbau eksekutif untuk memaksimalkan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021. 

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Samsuri mengatakan, instansinya akan terus mengawasi dan mengontrol, serta akan mengevaluasi  penggunaan anggaran untuk berbagai program pemerintah kabupaten. Ia bahkan mewanti-wanti agar masing- masing OPD bisa menyerap kucuran dana dari pemerintah pusat tersebut.

“Nanti, komposisinya akan diketahui mana yang terserap dan tidak terserap, realisasi DBHT tentunya akan kami pantau,” terang Samsuri.

Pria merupakan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini meminta masing -masing OPD yang mendapatkan kucuran DBHCHT bisa segera memulai serapan. Pasalnya saat ini sudah masuk pada semester kedua. Dirinya khawatir jika dana fantastis tersebut tak terserap lantaran tidak becusnya masing-masing OPD.

“Jadi mulai sekarang harus sudah merancang dan bisa merealisasikan dana tersebut sesuai dengan aturan yang ada,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan, Sri Puji Astutik, untuk pemerolehan DBHCHT Pamekasan  tahun 2021 sebesar Rp64,5 miliar. Mengenai ketentuan DBHCHT 2021, 50 persen untuk bidang kesejahteraan masyarakat, yang meliputi 15 persen untuk peningkatan kualitas usaha, dan 35 persen untuk kegiatan pemberian bantuan. Sedangkan 25 persen dari total 100 persen untuk bidang penegakan hukum, dan 25 persen untuk bidang kesehatan.

Adapun Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau yang terbaru tertuang dalam PMK Nomor 206/2020 tentang komposisi penggunaan dana bagi hasil oleh pemerintah daerah (pemda).

“Dana kita memang terbesar se-Madura dibandingkan dengan daerah lainnya,” singkat Tutik.

 

Reporter: Taufiq

Editor: Lindawati