Serapan APBD di Pamekasan Sangat Rendah

oleh -36 views

Pamekasan, teliksandi.net– Penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 di Kabupaten Pamekasan hingga Selasa (8/10/2019) masih rendah.

Rendahnya serapan anggaran tersebut, diakibatkan oleh pekerjaan fisik yang banyak belum dilelang oleh Lembaga Penyedia Sarana Elektronik (LPSE).

Hal itu disampaikan salah satu anggota DPRD Pamekasan, Moh Ali. Menurutnya, lambannya serapan anggaran APBD triwulan IV diakibatkan oleh kinerja LPSE yang diduga tidak faham aturan teknis.

“LPSE adalah salah satu yang membuat pembangunan Pamekasan tidak kunjung selesai dan lambat. Padahal jelas dinas memberikan data dan sudah mendaftar ke pihak lelang. Ini menunjuk kan kinerja LPSE semberawut dan tidak faham teknis aturan,” katanya saat dimintai keterangan.

Menurut Politisi Partai Demokrat tersebut, serapan APBD pada tahun ini hanya mencapai sekitar 50 persen.

“Sebenarnya ada apa ini? Kok LPSE sangat lambat untuk membuka lelang. Padahal jelas sekarang akhir tahun tinggal 2 bulan 26 hari,” tambahnya.

Bahkan menurut Ali, seharusnya Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengambil langkah dalam mengatasi hal tersebut, bukan malah dibiarkan begitu saja.

“Dan Bupati mempunyai wewenang untuk meresaple dinas yang tidak kompeten dalam kinerjannya karna jelas di PP 30 tentang kinerja ASN,” katanya.

Terpisah, Kepala Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ), Basri Yulianto, membantah, menurutnya tudingan tersebut salah alamat, karena pihaknya tetap komitmen untuk melaksanakan lelang secara optimal.

“Kalau kami dianggap penghambat ya salah besar dan salah alamat, mestinya dewan tersebut (Moh Ali) dan Anggota Banggar yang seharusnya lebih sigap agar segera di-dok dan disahkan,” tutupnya.

Reporter : Rozi
Editor : Badrur