PTUN Rekomendasikan Penundaan, DPMD Sumenep Tetap Gelar Pilkades di Dua Desa Ini

oleh -62 views
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh. Ramli

Sumenep, Teliksandi.net – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya merekomendasikan penundaan Pilkades di dua desa di Kabupaten Sumenep. Tetapi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat tetap berkukuh menggelar pesta demokrasi tingkat bawah itu.

Dua desa tersebut yaitu Desa Bulla’an, Kecamatan Batuputih, dan Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng.

Kepala DPMD Sumenep, Moh. Ramli menyebut, ada delapan desa yang masuk proses hukum. Namun, hanya dua desa tersebut yang sudah ada penetapan PTUN.

“Amanatnya PTUN meminta panitia penyelenggara menunda pelaksanaan Pilkades di dua desa tersebut,” kata Ramli, Rabu (06/11/2019).

Menurut Ramli, jika pemberitahuan penetapan PTUN itu harus melalui kesepakatan Bupati, ia mengklaim Bupati belum menerima penetapan itu, sehingga Pilkades tetap digelar sesuai jadwal.

“Sehingga kita semua sepakat, pada hari H pemungutan suara tetap sesuai rencana di 226 desa tidak ada penundaan,” jelasnya.

Meski demikian, dari delapan desa yang masuk kategori sengketa, belum ada yang disidangkan. Ramli mengaku siap menjalankan keputusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Belum ada sidang kok, sampai sekarang hanya sebatas posisi pemanggilan para pihak tergugat di Pengadilan. Kalau ada putusan dan perintahnya, itulah yang wajib kita lakukan,” ucapnya.

“Kalau misal perintah pengadilan Pilkades harus ditunda, gagal, atau diulang, ya harus kita lakukan. Sekarang kan hanya penetapan, tidak ada putusan, jadi tidak ada penundaan,” Imbuh Ramli.

Reporter: Syaiful
Editor: Rahmat