Program BSPS di Sumenep Tak Terserap 100 Persen

oleh -48 views
Kepala Dinas PU PRKP dan Cipta Karya Sumenep, Muhammad Jakfar

Sumenep, teliksandi.net – Pengerjaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dicanangkan pemerintah pusat untuk masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sumenep, Jaw timur hinggga kini belum selesai.

Selain itu, program yang dipercayakan pada Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PU PRKP dan Cipta Karya) Sumenep ini sudah melewati tenggat waktu yang ditetapkan sebelumnya, yakni 30 Oktober 2019.

Sedangkan program BSPS yang berupa rehab Rumah Tak Layak Huni (RTLH) sebanyak 1.530 unit, yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Sumenep juga masih tersisa 120 unit yang belum dikerjakan.

“Itu sudah saya paksa Kordinator Fasilitas (Korfas) ataupun tenaga pendamping fasilitatornya untuk segera menyelesaikan. Karena jika tidak terlaksana, pusat meminta agar anggarannya dikembalikan,” kata Kepala Dinas PU PRKP dan Cipta Karya Sumenep, Muhammad Jakfar, Jumat (15/11/2019).

Jakfar mengklaim, jika terkait pengerjaan sudah mendapat tambahan waktu dari pemerintah pusat. Namun, sambung dia, kesempatan waktu yang ditolerir oleh pemerintah pusat terbilang sangat singkat, yaitu sampai akhir bulan ini.

“Ini tergantung Satkernya. Karena memang kami tidak dapat berupaya banyak terkait masalah waktu. Makanya kami terus memberikan dukungan juga bantuan kepada penerima agar segera diselesaikan,” ucap dia.

Setiap Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang valid serta lolos verifikasi BSPS, akan menerima bantuan dengan nominal Rp 17.500.000, dengan rincian Rp 15 juta untuk material dan Rp 2 juta sisanya untuk ongkos pekerja/tukang.

“Kita hanya berfungsi sebagai fasilitator dan membantu penunjuk lokasi saat melakukan verifikasi dan pengawasan. Tidak dapat memberikan kebijakan apapun,” tukasnya

Reporter : Syaiful
Editor : Badrur