Polres Sumenep Terkesan Cawe-Cawe Tangani Kasus Dana Kapitasi

oleh -100 views
Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S

Sumenep, teliksandi.net – Penanganan kasus dugaan pemotongan dana kapitasi di Puskesmas Pragaan masih sebatas penyidikan. Parahnya, kasus yang ditangani Polres Sumenep itu sudah berjalan dua bulan lebih. Namun, hingga kini belum jelas kepastiannya.

Tidak hanya itu, kasus yang bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (6/08/2019) lalu itu, hingga kini belum ada tersangka. Meski, dalam kasus ini penyidik sempat menyeret dua Pegawai Puskesmas Pragaan dan satu orang Bidan desa.

“Masih dalam proses sidik,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Rabu (9/10/2019).

Informasi yang berasil dihimpun, tersiar kabar jika penyidik Polres Sumenep sudah memanggil enam orang sebagai saksi untuk dimintai keterangan secara tertutup. Namun sayang, Polwan yang akrab disapa Widi ini enggan membeberkan siapa saja saksi yang dipanggilnya itu.

“Informasi pemanggilan saksi ini belum bisa dipertanggung jawabkan mas. Nanti saya konfirmasi lagi ke bagian Kanit,” ujarnya.

Meski demikian, Ia mengaku, pihaknya masih kesulitan membongkar kasus dugaan pemotongan 15 persen dana kapitasi yang diterima pegawai Puskesmas Pragaan itu.

“Penyebab sulitnya adalah saat saksi dimintai keterangan, mengatakan tidak tau terus,” dalihnya.

Selain itu, Widi mengutarakan pendalaman kasus juga dititik fokuskan pada Dinas Kesehatan (Dinkes). Sebab, dari hasil OTT, tiga persen dari pemotongan dana kapitasi masuk ke Dinkes.

“Intinya kasus ini dalam proses penyidikan, kalau toh sudah ada tersangka, nanti pasti akan kasih tau ke rekan-rekan media,” ucapnya.

Sementara, Barang Bukti (BB) berupa uang tunai Rp 1 juta rupiah yang didapat dari hasil OTT, akan menjadi acuannya untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Sebab, pemotongan yang dilakukan melanggar aturan dan mengurangi hak dari penerima dana kapitasi.

Reporter : Syaiful
Editor : Badrur