Polemik Pilkades Tak Menghambat Pelantikan

oleh -250 views
Kabag Hukum Setdakab Sumenep, Hizbul Wathan

Sumenep, teliksandi.net – Meski pelantikan Kepala Desa terpilih di Kabupaten Sumenep akan dilaksanakan tanggal 30 Desember mendatang, tenyata hingga saat ini masih ada beberapa desa yang masih menyisakan sengketa.

Padahal Pilkades di 226 desa telah usai, namun ternyata masih ada hasil Pilkades di beberapa desa yang masih menuai persoalan, bahkan digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negera (PTUN) provinsi Jawa Timur.

Data di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, mencatat ada sembilan desa yang bersengketa. Yakni adalah Desa Bullaan, Desa Kalimo’ok, Desa Cangkreng, Desa Matanair, Desa Lombang, Desa Gelaman, Desa Paseraman, Desa Juruan Laok dan Desa Meddelan.

“Saya pastikan pada 30 Desember 2019 akan dilakukan pelantikan,” terang Kepala DPMD Sumenep, Moh. Ramli, saat dikonfirmasi media baru-baru ini.

Senada, Kabag Hukum Setdakab Sumenep, Hizbul Wathan juga menyebutkan, bahwa sengketa di beberapa desa tersebut tidak akan pernah menghambat pelantikan kepala desa terpilih. Untuk itu, semua Kades terpilih tetap akan dilantik sebagaimana yang telah terjadwal.

“Jadi kami, beserta tim (tim Kabupaten, DPMD, tim kecamatan), sudah menyeselaikan beberapa persolan yang terjadi, dan sepakat untuk tetap melanjutkan pelantikan itu,” kata pria yang akrab disapa Wathan itu, Senin (16/12/2019).

Lebih lanjut kata Wathan, apabila setelah pelantikan masih ada persoalan yang berkenaan dengan hasil Pilkades, maka masih ada ruang untuk mengajukan ke pengadilan.

“Ketika pelantikan sudah selesai, masih ada persoalan terkait hasil pilkades. Maka ada ruang utuk ke pangadilan, jadi kita nunggu keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” jelasnya.

Reporter : Syaiful
Editor : Badrur