Hasil Uji Lab, Dinsos Pastikan Beras BPNT di Sumenep Bukan Plastik

oleh -32 views
Kadinsos Sumenep, Muhammad Iksan (tengah) didampingi Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Oscar saat Press Release kebenaran beras plastik (Syaiful/Teliksandi)

Sumenep, teliksandi.net – Beredarnya dugaan beras plastik di Kabupaten Sumenep beberapa waktu lalu, ternyata tidak lah benar.

Hal tersebut berdasarkan hasil uji laboratorium yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep yang menunjukkan jika beras Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2019 tersebut tidak mengandung bahan plastik.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Sumenep Mohammad Iksan mengatakan, hasil uji laboratorium beras yang diduga mengandung plastik menunjukkan bahwa itu tidak mengandung unsur plastik.

“Dari sampel beras dan juga dari segi keamanan beras bantuan BPNT 2019 tidak terdeteksi mengandung plastik,” katanya saat press release dengan media di kantornya, Jumat (14/2/2020).

Dikatakannya, dalam pengujian beras tersebut pihaknya melakukan tes di beberapa lokasi, di antaranya di SIG Laboratory atau PT Saraswanti Indo Genetech Sarasawanti cabang Surabaya.

“Dan juga hasil uji di PT Angler Biochemab menunjukkan bahwa beras contoh tersebut juga tidak mengandung aflatoksin atau zat yang mengandung racun,” jelas Iksan.

Mantan Kabid Pemuda dan Olaharaga Disparbudpora itu juga memastikan, beras contoh yang didistribusikan itu sudah sesuai dengan Permentan No. 31 Tahun 2017, yaitu termasuk dalam kategori beras mutu premium.

“Hal tersebut yang saya terima, tidak saya tambah dan tidak saya kurangi, serta itu untuk menjawab keresahan di tengah-tengah masyarakat yang menduga beras itu mengandung unsur dari plastik,” urainya.

Ditanya perihal beras BPNT (diduga plastik) yang hingga kini dikumpulkan di balai Desa Panjenangger, Kecamatan Arjasa, Sumenep. Pihaknya meminta e-warung atau agen setempat untuk berkoordinasi kembali.

“Intinya nanti kita koordinasi dulu, apa tetap akan memakai beras yang ditumpuk di balai desa itu, atau mau menggantinya,” pungkas dia.

Untuk diketahui, sempat viral video amatir yang mempertontonkan beras yang diduga bercampur plastik. Beras itu merupakan bantuan dari BPNT yang diterima KPM di Desa Pajanangger, Kecamatan Arjasa, Sumenep.

Reporter : Syaiful
Editor : Naylia