Fenomena Gerhana Matahari Cincin, BMKG Imbau Warga Melihat Pakai Kacamata

oleh -152 views
Ilustrasi (istimewa)

Sumenep, teliksandi.net – Fenomena alam Gerhana Matahari Cincin (GMC) akan terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, Kamis (26/12/2019).

Berdasarkan data BMKG yang diterima Teliksandi.net, hari ini terdapat 7 provinsi di Indonesia yang disambangi fenomena ini, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

GMC terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi tepat segaris. Ketika itu, piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil dibandingkan piringan matahari.

Oleh karena itu, saat puncak gerhana, matahari akan tampak seperti cincin, yakni gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya.

Meski fenomena GMC ini hanya bisa dinikmati di sebagian wilayah Indonesia, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Kabupaten Sumenep meminta warga tidak menyaksikan fenomena itu dengan mata telanjang.

“Meski Kabupaten Sumenep tidak terdampak langsung oleh fenomena GMC ini, kami tetap sarankan masyarakat tidak menyaksikan langsung tanpa menggunakan pelindung mata,” ungkap Kepala BMKG Kalianget, Usman Khalid pada media ini.

Menurutnya, jika masyarakat menyaksikan fenomena itu dengan mata telanjang, dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan mata, bahkan menyebabkan kebutaan.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau menggunakan kacamata khusus yang dibalut dengan filter Matahari.

“Kalau tidak ada kacamata khusus, tidak apa-apa memakai kacamata hitam biasa. Atau bahkan bisa menggunakan helm dengan kaca hitam atau pelangi,” jelasnya menerangkan.

Fenomena GMC tidak hanya melewati beberapa wilayah Indonesia, melainkan juga melalui Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Srilangka, Samudra India, Singapura, Malaysia, dan Samudra Pasifik.

GMC pada 26 Desember 2019 dapat diamati di sedikit Afrika bagian timur, seluruh wilayah Asia, Samudra India, Australia bagian utara, dan Samudera Pasifik berupa Gerhana Matahari Sebagian.

Fenomena alam GMC diprediksi akan dimulai pukul 12.15 WIB, berupa gerhana matahari sebagian.

Pada pukul 12.17 WIB akan memasuki fase puncak. Waktu puncak ini merupakan waktu terbaik untuk mengamati fenomena GMC.

Reporter: Syaiful
Editor: Rahmat