Dugaan Perzinaan Oknum ASN Masih Dalam Penyidikan

oleh -183 views
Titik Suryati, Kepala Inspektorat Sumenep

Sumenep, teliksandi.net – Penanganan kasus dugaan perzinaan yang melibatkan dua Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep hingga kini terus dalam penyidikan.

Hal itu dikatakan Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumenep, Titik Suryati, jika kasus yang ditangani pihaknya tersebut saat ini sudah memasuki tahap pemeriksaan saksi-saksi.

“Kita sudah proses dan panggil saksi-saksi, sementara ada tiga saksi yang sudah dipanggil. Baik dari istri (terduga), suami (terduga) dan dari saudaranya,” ungkap Yatik sapaan akrab Titik Suryati, Senin (21/10/2019).

Ia mengakui, dalam penyelidikannya tersebut pihaknya masih kesulitan dan harus berkordinasi dengan Polsek Gubeng Surabaya untuk mengetahui hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Waktu kita ke Polsek Gubeng itu, di sana itu masih berjanji akan mengirimkan hasil laporan resminya secara tertulis kepada kami,” jelasnya.

Disinggung soal hasil pemeriksaan BAP tersebut. Pihaknya enggan membeberkannya dengan alasan prosedur di instansinya.

“Jadi saya tidak bisa mengatakan kalau hasil BAP ya, karena kita juga ada SOP nya. Gimana kalau kita salah, bisa-bisa kita dituntut atau bisa minta banding ke Badan Pertimbangan Kepengawaian (BAPEK),” dalihnya.

Pihaknya pun menepis informasi yang beredar, jika Inspektorat telah melakukan mediasi atas kasus dugaan perzinaan yang menyeret seorang pegawai Disparbudpora dan Bidan Puskesmas itu.

“Oh tidak pernah kami melakukan mediasi seperti yang dituduhkan, karena kami hingga saat ini belum memanggil yang bersangkutan (terduga). Kenapa kita belum panggil, karena masih memperkuat bukti-bukti itu,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan perzinahan ini menguak dan sempat menghebohkan warga Sumenep setelah beredar rekaman video amatir di media sosial saat keduanya digerebek oleh HD (36) yang merupakan istri sah GF.

HD memergoki GF bersama DA di sebuah kamar hotel, Jalan Bangka, Gubeng, Surabaya pada Minggu (22/9/19) sekira pukul 04.00 Wib. Selanjutnya HD membuat laporan kepolisian setempat.

GF merupakan Kepala Seksi (Kasi) Pariwisata di Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep. Sedangkan, DA seorang Bidan di salah satu Puskesmas lingkup Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep.

Reporter : Syaiful
Editor : Badrur