Dua Kali Jadi PPK, Tidak Bisa Ikut Lagi

oleh -238 views
Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi Tanzil (doc. Teliksandi)

Sumenep, teliksandi.net – Bagi warga Sumenep yang sudah pernah menjadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) selama dua kali, tampaknya perlu mengetahui jika ada peraturan yang mengatur pembatasan keikutsertaan.

Hal ini berdasarkan Surat Edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat nomor 12/PP.04.2-SD/01/KPU/I/2020 tentang Pembentukan PPK dalam Pemilihan Umum Serentak 2020.

Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi Tanzil mengatakan, Surat Edaran itu menyusul surat KPU sebelumnya yang bernomor 2254/PP.04.2-SD/01/KPU/XII/2019 tanggal 13 Desember perihal ralat surat nomor 228/PP.04.2-SD/01/KPU/XII/2019 tentang Pembentukan dan Masa Kerja PPK, PPS, PPDP dan KPPS pada Pemilihan Serentak tahun 2020.

“Aturan baru ini menindaklanjuti surat edaran KPU RI tertanggal 10 Januari 2020 yang sifatnya disegerakan,” ucapnya, Selasa (14/01/2020).

Dalam aturan baru, dijelaskan Tanzil, bahwa PPK, PPS dan KPPS belum pernah menjabat dua periode sebagai penyelenggara Pemilu dalam tingkatan yang sama.

Lebih lanjut kata dia, yang dimaksud dua periode dalam kepemiluan adalah tenggang waktu selama proses Pemilu. Misalnya, periode pertama 2004-2008, periode kedua 2009-2013, periode ketiga 20014-2018, sedangkan periode keempat dimulai sejak 2019.

“Dalam kurun waktu tersebut, jika sudah ada yang mengikuti selama dua kali, baik Pilbup, Pilgub dan Pileg maupun Pilpres. Maka sudah tidak boleh ikut lagi,” bebernya.

Untuk diketahui, KPU Sumenep akan memulai tahapan rekrutmen PPK sejak 15 Januari hingga 14 Februari 2020.

Reporter : Syaiful
Editor : Naylia