Dituding Main Mata, Bank Mandiri: Itu Pendisiplinan Bukan Intimidasi

oleh -136 views
Kepala Cabang Bank Mandiri KCP Sumenep, Sony Minarsa (Syaiful/Teliksandi)

Sumenep, teliksandi.net – Dituding ‘main mata’ dengan Bulog selaku supplier bansos BPNT, Kepala Cabang Bank Mandiri KCP Sumenep, Sony Minarsa angkat bicara.

Menurutnya, selama ini pihak Bank Mandiri tidak pernah melakukan tendensi apapun terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos BPNT seperti tudingan mahasiswa. Apalagi soal keberpihakan dengan supplier.

“Siapa pun yang tidak sesuai dengan jalur dan operasional sesuai dengan pedoman umum serta aturan yang sudah diamanatkan oleh Tim Koordinasi (Tikor) Kabupaten. Ya mohon maaf, kami memang harus melakukan pendisiplinan, termasuk pada E-warong,” kata Sony, Kamis (23/01/2020).

Sony mencontohkan, semisal ada E-warong yang bermain dan terindikasi tidak sesuai dengan aturan yang diamanatkan Tikor Kabupaten. Otomatis, akan didisiplinkan.

“Tapi, pendisiplinan itu terkadang lebih dinilai pada intimidasi dan lain-lain kepada kami (bank Mandiri),” tegasnya.

Disinggung mengenai kemitraan yang sebelumnya menggunakan jasa Bulog sebagai penyedia beras dan pangan BPNT, Ia menilai di tengah jalan pihak supplier tidak memenuhi penjanjian secara sempurna. Sehingga kerjasama dengan Bulog itu diputus.

“Sebenarnya ini kan perjuangan kita bersama, sebab di dalam Tikor Kabupaten juga memutuskan sesuatu yang berpihak kepada KPM. Jika, Bulog dan suppliernya dinilai tidak sesuai, ya maka kita putus,” urainya.

Sebelumnya, sejumlah aktivis mahasiswa dari PMII Komisariat Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep melakukan aksi demo di kantor Bank Mandiri KCP Sumenep, Jl. Trunojoyo, Kamis (23/01/2020)

Mahasiswa menuntut Bank Mandiri profesional sebagai mitra kerja dan penampung dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Sebab, versi mahasiswa selama Bank Mandiri ikut campur dalam penyaluran BNPT di Sumenep.

“Bank Mandiri tidak profesional sebagai mitra bansos ini, karena sudah terbukti mengintervensi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT,” kata orator aksi, Dimas Wahyu Abdillah, saat melakukan aksi demo di depan kantor Bank Mandiri.

Aktivis PMII juga menuding Bank Mandiri ada ‘main mata’ dengan Bulog sebagai pemasok/supplier bahan pangan ke E-warong.

Reporter : Syaiful
Editor : Naylia