Disdik Sumenep Persilakan Sekolah Laksanakan KBM Tatap Muka

oleh -58 views
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Carto. (doc: Taufiq/ teliksandi).

Sumenep, teliksandi.net- Semenjak bulan Maret lalu, Pemerintah Daerah beserta Dinas Pendidikan telah melayangkan beberapa Surat Edaran terkait realisasi pembelajaran online di Kabupaten Sumenep.

Setelah sekitar lima bulan terealisasi, Disdik Sumenep mengakui bahwa pembelajaran daring yang tengah terlaksana saat ini tidak efektif diterapkan kepada para siswa.

Pasalnya, dalam hal ini, tidak semua anak di Sumenep mempunyai kemampuan mengaplikasikan HP. Kemudian keterbatasan kuota dan jaringan yang kurang mendukung juga menjadi kendala.

“Pembelajaran daring sangat tidak maksimal. Belum tentu semua siswa mempunyai HP, apalagi yang di pelosok- pelosok. Kemudian orang tuanya belum tentu paham juga,” ujar Kadisdik Sumenep, Carto saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/8/2020).

Kendati demikian, mengingat ketidak efektifan aktifitas belajar via daring, serta ditambah lagi dengan banyaknya dorongan dari berbagai pihak, Dinas Pendidikan setempat mempersilakan sekolah- sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar tatap muka.

“Kami tidak bisa menyuruh dan tidak bisa melarang. Kalau kami larang nanti para orang tua memindahkan anaknya, habis nanti muridnya,” ungkap Carto menambahkan.

Namun, Sambung Carto, tidak semua sekolah pihaknya izinkan melaksanakan kegiatan belajar mengajar bertatap muka. Pihaknya hanya mempersilahkan sekolah yang terdapat di wilayah yang dinyatakan zona aman oleh pemerintah setempat.

“Sejauh ini memang ada beberapa kecamatan yang sudah menerapkan belajar tatap muka, seperti di Bluto dan di kepulauan itu. Kami mempertimbagkan beberapa hal, salah satunya izin kepada Pemerintah Daerah. Jadi tidak semua sekolah kami izinkan,” tandasnya.

Reporter : Taufiq
Editor : Naylia