Baliho Bacabup Menjamur, Begini Respon Bawaslu, KPU dan Satpol PP

oleh -196 views
Salah satu APK calon Bupati yang terpampang di Kebon agung, Kota Sumenep (Syaiful/Teliksandi)

Sumenep, teliksandi.net – Menjelang Pilkada Sumenep 2020 ini, banyak baliho dan spanduk milik Bakal Calon Bupati (Bacabup) menjamur di sejumah wilayah di Kabupaten Sumenep.

Kordiv Hukum Data dan Informasi Badan Pangawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, Imam Syafi’i mengatakan, hal tersebut belum bisa disebut pelanggaran atau melanggar aturan.

Hal ini dikarenakan, tahapan untuk Pilkada 2020 belum sampai pada penetapan calon kepala daerah, sehingga baliho, spanduk dan sejenisnya tak bisa ditindak oleh Bawaslu.

“Saat ini belum ada yang namanya calon kepala daerah yang sudah terdaftar di KPU. Sehingga, secara aturan Bawaslu tidak bisa melakukan penindakan, walaupun sudah diketahui jika si pemasang APK berkeinginan untuk maju pada sebagai kepala daerah,” katanya singkat, Selasa (14/01/2020).

Sementara, komisioner KPU Sumenep Rafiqi Tanzil menyampaikan, sebelum adanya penetapan calon resmi, serta belum adanya peraturan KPU tentang APK. Maka pemasangan atribut diperbolehkan.

“Mungkin saat ini yang bisa menertibkan hanya Pemkab. Misalnya APK tersebut ditempatkan di daerah yang dilarang pemerintah, itu bisa dicabut. Tapi bukan oleh KPU atau Bawaslu, tapi oleh Pemkab yang dalam hal itu seperti Satpol PP,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Satpol PP Sumenep Purwo Edi Prawito mengaku, akan melakukan kordinasi dengan pihak-pihak terkait. Mengingat dirinya masih baru hitungan hari menahkodai instansi penegak Peraturan Daerah (Perda) itu.

“Intinya masih akan kami kordinasikan dulu lah, saya kan di sini baru. Jadi kurang begitu banyak memahami,” ucapnya.

Reporter : Syaiful
Editor : Naylia