17 Ribu KKS Penerima BPNT Ngendap di Bank Mandiri

oleh -69 views
Kepala Cabang Bank Mandiri KCP Sumenep, Sony Minarsa (Syaiful/Teliksandi)

Sumenep, teliksandi.net – Sebanyak 17 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) belum menerima bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Hal ini lantaran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) belum didistribusikan.

Data yang tercatat di Bank Mandiri KCP Sumenep, saat ini, hanya 253 desa dari 334 desa se Kabupaten Sumenep yang sudah terjangkau pendistribusian KKS.

“Jadi murni sebenarnya yang tidak tersalur ada 17 ribu, yang memang belum kami terjun ke lapangan,” ungkap Kapala Cabang Bank Mandiri Sumenep, Sony Minarsa, Jumat (24/01/2020).

Sedangkan desa sisanya, hingga saat ini belum bisa dia jangkau. Sehingga ada sekitar 17 ribu KKS di 82 desa yang hingga saat ini belum terdistribusi.

Akibatnya, KPM belum bisa mendapatkan haknya dari program BPNT ini. Desa itu, rata-rata di wilayah kepulauan.

“Namun 82 desa yang memang belum kita sentuh karena keterbatasan waktu, tenaga, koordinasi dan lain-lain, memang ini menjadi PR kami,” beber Sony.

Sony menjelaskan, alasan utama dari lambatnya distribusi KKS itu karena mepetnya waktu distribusi yang sudah ditentukan Kementerian Sosial RI.

“Batas akhir distribusi stater pack tersebut hingga tanggal 21 Desember 2019 lalu. Sedangkan launching di tingkat kabupaten baru dilaksanakan tanggal 14 November 2019,” terangnya.

Sambung Sony, sebenarnya, ada sekitar 30 ribu KKS yang tidak terdistribusi. Dari itu, 13 ribu diantaranya gagal salur karena memang tidak terserap dengan berbagai alasan. Namun 17 ribu sisanya, memang masih ngendap di Bank Mandiri.

Untuk itu, kata Sony, pihaknya bersama Tikor BPNT Kabupaten Sumenep akan berupaya untuk mengajukan perpanjangan pendistribusian KKS ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

“Dengan harapan, Kemensos bisa mengakomodir kebutuhan yang dinilai sangat penting bagi masyarakat tersebut. Sampai detik ini, Tikor Kabupaten, Dinsos dan kantor pusat Bank Mandiri sedang memohonkan perpanjangan distribusi KKS,” tukasnya.

Reporter : Syaiful
Editor : Naylia