Program WUB Bupati Pamekasan Jadi Spirit Baru Para Pengusaha

0

Pamekasan,Teliksandi.net- Pemerintah Kabupaten Pamekasan memiliki program Wirausaha Usaha Baru (WUB) sebagai program prioritas yang dapat mendongkrak perekonomian Masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam saat live di RRI Sumenep. Menurutnya, melalui wadah wirausaha baru nanti akan di bentuk desa tematik, mengingat Pamekasan memiliki sejumlah desa dengan potensi yang layak untuk dikembangkan.

Dalam program wirausaha baru ini, nantinya Pemerintah Kabupaten Pamekasan akan menyediakan modal bagi para pelaku wirausaha yang terjaring dalam program WUB dengan bunga satu persen pertahun.

“Dengan bekerjasama dengan perbankan nanti akan disediakan modal, target sepuluh ribu pengusaha baru akan kita latih dan dorong untuk dikelompokkan menjadi usaha baru,” katanya.

Sarjana psikologi itu menambahkan, itu merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kendati begitu, Pemerintah Kabupaten Pamekasan akan selalu hadir dan mendampingi para Wirausahawan baru, mulai dari produk barang sampai pada urusan pemasaran.

“Setelah kita latih, kita bantu alatnya, setelah itu diberi pinjaman modal. Orang yang tidak punya keahlian harus kita dorong untuk punya keahlian. Setelah punya keahlian dia harus punya mesin produksi, setelah itu butuh modal, kemudian butuh pasar. Pemkab Pamekasan menyiapkan keseluruhannya itu,” tegasnya.

Bupati dengan sederet prestasi itu membeberkan, Pemkab Pamekasan saat ini tengah mempersiapkan pendirian Wamira Mart untuk memasarkan produk yang dihasilkan Wirausahawan baru itu.

Dengan Wamira Mart ini, pemasaran akan dilakukan secara offline. Juga akan ada sistem pemasaran secara online, bahkan pihaknya tengah melakukan upaya kerjasama dengan pihak star up.

“Hati saya tergugah untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat melalui program WUB, agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” pungkasnya.

Sementara pengusaha songkok At-Tamam, Sahaji Imron dalam kesempatan itu menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Pamekasan yang telah menfasilitasi usahanya serta memberikan modal dengan bunga kecil.

“Begini, saya memproduksi songkok nasional yang memang menjadi cita-cita saya. Alhamdulillah ada program pelatihan dari bapak bupati yang di dalamnya ada produksi songkok. Sebelum ikut pelatihan saya buat songkok seadanya saja,” tandasnya.

Dia menceritakan, setelah mengikuti pelatih dari program Pemkab Pamekasan usahanya dapat menghasilkan songkok dengan kualitas yang lebib bagus, dirinya kemudian ingin mengembangkan usahanya melalui pinjaman modal dengan bunga satu persen yang difasilitasi oleh pemkab tersebut.

“Untuk modal awal saya jual sepeda saya, karena masih kurang karena saking banyaknya pesanan. Kemudian saya mengajukan untuk kebutuhan permodalan, alhamdulillah cair,” tutunya.

Reporter: Badrut
Editor: Lindawati