Kemenkes RI Deklarasi Forum Pencegah TBC di Sumenep

0

Sumenep, teliksandi.net- Penyakit Tuberculosis atau lebih dikenal dengan TBC rasanya sudah tak asing lagi di Indonesia. Sebab, penyakit ini sudah lama menjangkit sebagian masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Berdasarkan data Stop TBC Patnership Indonesia (STPI), Indonesia adalah negara terbesar ke 3 dalam penyebaran TBC di dunia.

Kendati demikian, guna mencegah penyebaran TBC di Kabupaten Sumenep, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui STPI bekerjasama dengan Pemkab Sumenep mendeklarasikan Forum penanganan TBC.

Deklarasi ini digelar di Ruang Rapat Graha Arya Wiraraja Pemkab setempat, Selasa (27/10/ 2020).

Kasubdid TBC Dirjen Kemenkes RI, Imran Pambudi menyampaikan, pembentukan Forum percepatan pencegahan TBC ini dalam rangka menggabungkan pendekatan pemerintah dengan pihak swasta untuk mencegah penularan TBC di Sumenep.

“Fungsinya adalah menggabungkan pemerintah dengan masyarakat. Jadi pencegahan penyebaran TBC ini bukan hanya tugas Puskesmas,” ujar Imran Pambudi kepada awak media.

Menurutnya, secara global perkembangan TBC di Indonesia terus mengalami peningkatan. Sebelumnya kata dia, Indonesia masuk urutan 8 di dunia.

“Secara akumulasi tingkat peningkatan TBC Indonesia masuk peringkat 3 dunia,” sambungnya menjelaskan

Sementara Bupati Sumenep, KH A Busyro Karim mengapresiasi pendeklarasian oleh STPI ini. Menurut dia, dalam pencegahan dan penanganan TBC harus dilakukan secara kolektif.

“Seandainya penanganan TBC dilakukan seperti Covid yang mana semua pihak ikut terlibat tentu ini akan mempermudah pencegahanya,” Kata Busyro Karim saat memberikan sambutan.

Politikus senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap semua pihak tanpa terkecuali terlibat secara langsung di bawah Dinas Kesehatan (Dinkes).

“Nanti di bawah komando Pak Agus semua pihak untuk diajak dalam penanganan TBC,” pungkasnya.

Reporter : Taufiq
Editor : Naylia