Curi Satu Unit HP, Pria Ini Berhasil Diringkus

0

Sumenep, teliksandi.net– Moh. Ilyasi, warga Dusun Jungtorok Laok Desa Ambunten Timur Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep, diringkus kepolisian sektor (polsek) Pasongsongan karena aksi penjambretan, jum’at (29/5/2020).

Kasubag Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan, Kejadian tersebut terjadi di jalan Dusun Tajjan, Desa Padangdang, Kecamatan Pasongsongan, sekitar jam 18.30 wib. Bermula saat korban, Mastiyani (21) bersama suaminya berboncengan hendak menuju Desa Soddara.

“Ketika melewati jalan Dusun Tajjan Desa Padangdangan Pasongsongan Sumenep. di tengah perjalanan korban memegang satu unit HP miliknya dan hendak menelpon. Lalu pelaku dengan mengendarai sepeda motor berjajar dengan sepeda motor korban,” Kata AKP Widiarti.

Dijelaskan, Saat hendak mendahului, pelaku langsung menarik satu unit HP yang dipegang oleh korban. Namun, korban berhasil menarik kembali dan mempertahankan HP miliknya tersebut.

“Tetapi pelaku kembali menarik HP milik korban sehingga terjadi tarik menarik antara korban dengan orang yang tidak dikenal tersebut,” sambungnya.

Hingga akhirnya, Kata AKP Widiarti, pelaku berhasil mengambil HP milik korban, karena pada saat itu korban sedang menggendong anaknya yang masih balita.

“Pelaku berhasil merampas HP korban, lalu dengan mengendarai speda mortor merk Honda Beat Merah, pelaku langsung melarikam diri,” jelasnya.

Setelah mendapat informasi dari masyarakat yang tau tentang kejadian tersebut, Petugas Polsek Pasongsongan dibantu Koramil Pasongsongan serta warga sekitar berusaha melakukan pencarian terhadap pelaku.

“Pada akhirnya pelaku ditemukan di salah satu rumah warga setempat. Kemudian, petugas langsung mengamankan dengan membawanya ke polsek setempat,” terangnya

Akibat perbuatannya, pelaku terkena pasal Pencurian yang didahului, disertai, atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 ayat (1) Subs pasal 362 KUHP. Pelaku dan barang bukti dibawa ke kantor Polsek Pasongsongan guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

reporter: Taufiq

edior: Naylia