Cerita Mariyatun, Digendong Polisi Sejauh 3 Km Demi Ikut Vaksinasi Covid-19

0

Sumenep, Teliksandi.net – Mariyatun (44) warga Dusun Kalowang, Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mungkin tak menyangka pertemuannya dengan Bripka Hamsun Bisri S berakhir dengan pengalaman manis.

Mariyatun merupakan warga disabilitas yang sehari-hari mencari nafkah dengan berjualan di Yayasan Sirojul Munir, tepat disamping rumahnya. Sementara Bripka Hamsun Bisri S merupakan anggota polisi yang menjabat sebagai Banit Binmas di Kepolisian Sektor (Polsek) Kangean Sumenep.

Bripka Hamsun Bisri S, tadi pagi menggendong Mariyatun dari rumahnya untuk melakukan vaksinasi ke Puskesmas Arjasa. Hal itu dilakukan karena dia merasa tidak tega melihat kondisi Mariyatun yang sangat tidak memungkinkan untuk berjalan sendiri. Terlebih, jarak antara rumah dan tempat vaksin cukup jauh yaitu sekitar 3km.

Bukan tanpa alasan, Bisri panggilan Hamsun Bisri S rela melakukan antar jemput Mariyatun dikarenakan wanita ini sebelumnya bercerita mempunyai keinginan untuk divaksin. Hanya saja terkendala akses. Selama digendong jelas Bisri, Mariyatun terlihat sumringah dan senang.

“Sebelumnya saya sempat bertanya ke Mariyatun, ternyata alasan belum divaksin karena tidak ada yang hendak mengantar. Alhamdulillah, selesai divaksin dia terlihat sangat senang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bisri menjelaskan bahwa percepatan vaksinasi juga memang menjadi atensi Kapolres Sumenep melalui Kapolsek Kangean. Sementara, langkah antar jemput merupakan akses dalam mempermudah vaksinasi bagi warga disabilitas.

“Beliau menyarankan pelayanan yang maksimal dan humanis dalam rangka percepatan vaksinasi covid-19, terutama di wilayah hukum Polsek Kangean. Jadi, langkah-langkah dari Polsek Kangean itu untuk mempermudah bagi warga-warga yang termasuk penyandang disabilitas,” tutupnya.

Reporter: A. Munawwir
Editor: Lindawati