Cerita Halima, Warga Sapudi yang Melahirkan Bayi Kembar di Perahu

0

Sumenep, teliksandi.net- Kurangnya fasilitas medis di Puskesmas Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep mengakibatkan salah satu warga harus melahirkan putri kembarnya di atas perahu.

Perempuan bernama Halimah (21), warga Dusun Sekar Putih Desa Nonggunong tersebut lahir di perahu tujuan Dungkek pada saat akan dirujuk ke Rumah Sakit di Sumenep, Selasa, (3/11/2020).

Suami Halima, Irvan mengatakan bahwa istrinya memang sudah sakit perut, hal itu diketahui waktu subuh dini hari, sehingga pihak keluarga berembuk membawanya ke Rumah Sakit di Sumenep.

“Tadi subuh istri saya sakit perut, dan saya langsung menyiapkan kebutuhan untuk dibawa operasi ke Sumenep,” ungkapnya di atas perahu.

Sementara orang tua Halima, Aqidah (54) menceritakan, sebelumnya Halima sudah pernah melakukan USG di Jakarta. Dari hasil tersebut, pihak keluarga sudah mengetahui bahwa dalam kandungannya ada dua anak kembar.

“Anak saya kan merantau ke jakarta, waktu di perantauan dia melakukan USG, ternyata diketahui kembar, namun saya belum begitu percaya, karena tidak pernah memiliki silsilah keluarga kembar,” ujarnya.

Ditemani Bidan Rindi, Halima dikawal dari rumah menuju Sumenep dengan peralatan seadanya dan diinfus.

Tepat di perjalanan jarak waktu 1 jam 30 menit, Bidan dari PKM Nonggunong tersebut berhasil melakukan persalinan dengan baik, walau dalam keadaan darurat di atas perahu.

Ia juga mengaku bahwa sembari menunggu Ambulance yang dari rumah sakit Sumenep, Bidan Rindi melakukan proses persalinan sampai selesai.

Setelah ambulance tiba di Pelabuhan Dungkek, Bidan Rindi mengecek kembali kondisi pasien. Menurutnya pasien sudah dinyatakan membaik, sehingga tidak perlu dirujuk ke rumah sakit Sumenep.

Rindi juga mengatakan bahwa pasien akan dibawa pulang kembali ke Pulau Sapudi dengan menggunakan perahu motor yang sama.

“Ini sudah akan dibawa pulang, karena Alhamdulillah kondisi bayi dan ibunya baik-baik saja,” pungkasnya.

Reporter : Qiqi
Editor : Naylia